Di balik penyakit musiman usai Lebaran

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Di balik penyakit musiman usai Lebaran "Health is not valued till sickness comes." - Thomas Fuller

Masyarakat harus mewaspadai penyakit musiman yang biasanya banyak menyerang usai berakhirnya perayaan Idul Fitri. Praktisi kesehatan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Ari Fahrial Syam menyebutkan ada sejumlah alasan mengapa lebaran kerap diikuti penyebaran penyakit tertentu.

"Berbagai penyakit akibat adanya vektor yang tumbuh subur akibat lingkungan yang tidak bersih harus diantisipasi yaitu: infeksi usus, demam typhoid, disentri, leptospirosis dan juga demam berdarah atau DHF," ujar Ari di Jakarta Kamis (21/06/2018).

Dia menjelaskan biasanya petugas kebersihan masih libur dan sampah pun banyak yang menumpuk. Selain itu, asisten rumah tangga juga masih banyak yang mudik sehingga rumah kurang dibersihkan.

Hal itu menyebabkan lebih banyak lalat pada sampah yang bertumpuk. Kondisi ini mengundang tikus-tikus untuk bebas berkeliaran. Selain itu, nyamuk juga akan lebih banyak.

"Binatang-binatang yang membawa bibit penyakit ini jika tidak diperhatikan dan tidak dicegah keberadaannya akan membawa dampak juga bagi kesehatan kita. Lalat jelas membawa berbagai penyakit infeksi usus baik yang hanya diare sampai yang berat seperti demam thypoid."

Selain itu, tikus yang merupakan vektor yang penting untuk terjadi penyakit demam kuning atau leptospirosis. Kemudian, nyamuk menjadi sumber penyakit jika nyamuk tersebut merupakan nyamuk aedes aegypti yang membawa virus DHF.

"Oleh karena itu tetap harus diperhatikan kebersihan didalam dan sekitar rumah, hindari air-air tergenang yang potensial tempat hidupnya jentik nyamuk pembawa virus maut tersebut," katanya.

Ari yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menambahkan saat ini memang bukan musim penghujan, namun genangan air bersih misal dari air buangan AC atau air dari kulkas atau dispenser jelas menjadi genangan air bersih yang menjadi tempat tumbuh suburnya jentik-jentik nyamuk aedes aegypti.

Tol Solo-Ngawi diresmikan, Jokowi: pembuka jalur merak-banyuwangi
Sederet fakta Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih tersandung kasus korupsi
Mencari advocat berkualitas, puluhan perwira Polri ikut bersaing
Mengenal sindrom Peter Pan
Selain tunjangan kinerja, kesejahteraan TNI - Polri perlu diperhatikan
Bacaleg PKS banyak mundur, begini tanggapan Fahri Hamzah
Fokus jadi Mensos, Idrus Marham tak nyaleg
Keluarga sebagai sumber sakit mental dan emosional
Traveling sendirian?  Siapa takut!
Fahri Hamzah sebut poros ketiga berpotensi jadi pemenang Pilpres 2019
Alasan warga perbatasan pilih elpiji Malaysia
Gerindra yakin Prabowo berpeluang besar kalahkan Jokowi
Jokowi ingin cawapres yang mampu dongkrak elektabilitasnya
Izin khusus untuk Freeport akan lebih untungkan Indonesia daripada kontrak karya
Toleransi beragama jelang pemilu harus dikedepankan
Fetching news ...