PKS: Neraca perdagangan berat sebelah mengakibatkan kenaikan BBM

REPORTED BY: Insan Praditya

PKS: Neraca perdagangan berat sebelah mengakibatkan kenaikan BBM Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera menilai salah satu penyebab naik nya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) adalah neraca perdagangan yang berat sebelah. Salah satu sebab neraca berat sebelah pemerintah melakukan impor secara berlebih, sehingga dolar terus menguat dan mengakibatkan kenaikan BBM.

"Saya melihatnya, selama Indonesia menjadi importir,kita ini kan 'made importir' ya, yaitu kita ekspor tapi juga impor , tapi banyakan impor nya dari pada ekspor nya, maka neraca perdagangan kita akan berat, dolar dan BBM akan terus naik," ujarnya di Gedong Djoang Jakarta, Rabu malam (10/10/2018).

Menurutnya, pemerintah harus bekerja keras dalam menyiasati naik nya BBM, yaitu dengan cara memenuhi kebutuhan BBM dari dalam negeri (Domestik) ,sehingga impor dapat ditekan semaksimal mungkin.

"BBM selama tidak dipenuhi dari domestik pasti akan naik terus ,sehingga pemerintah harus bekerja keras," terangnya.

Dia menyarankan pemerintah untuk menggalakan program naik angkutan umum dan memperbaiki fasilitas penunjangnya, dalam menyiasati kenaikan BBM. Maka,secara otomatis masyarakat akan beralih ke transportasi umum.

"Tentu paling utama adalah menyegerakan angkutan umum, sehingga dengan aturan yang ketat, orang akan migrasi dari kendaraan pribadi ke umum," tegasnya.

Mardani mengatakan program B20 yang sedang dijalankan pemerintah yaitu kebijakan mencampur minyak nabati sebesar 20 persen sudah berjalan dengan baik,sehingga pemerintah harus memperbanyak kilang minyak agar sektor hilirnya dapat berjalan dengan baik. Dengan kebijakan itu, maka kebutuhan BBM dari dalam negeri dapat terpenuhi.

"Kedua, pemerintah sudah mulai bagus, bauran 20 persen B20 itu bisa memotong banyak, tapi memang tidak cukup ya. Sehingga kilang minyak harus di perbanyak, kemudian pada saat yang sama me-liberalisasi sektor hilir nya, itu akan menentukan," tutupnya.

Masyarakat Riau diminta waspadai demo pesanan korporasi asing
DPR dukung putusan MK soal usia minimal menikah
TKN pastikan tak gunakan kampanye negatif di Pilpres 2019
IHSG kembali ditutup menguat naik lebih dari satu persen
Waskita Karya, BUMN infrastruktur dengan utang tertinggi
Hukum dalam pembangunan ekonomi indonesia
AJI Jakarta kecam kekerasan massa terhadap dua jurnalis saat liput penyerangan Mapolsek
Ada cawapres bakal diperiksa KPK, siapa dia?
Ini kata DPR soal utang PLN yang menumpuk
Wacana dekriminalisasi pengguna narkoba dalam RUU
TKN sambut baik PAN Sumsel yang membelot ke Jokowi
 Gerindra minta pemerintah lakukan audit E-KTP yang tercecer di Duren Sawit
PWJ desak usut tuntas pengeroyok wartawan di Polsek Ciracas
Komisi II nyatakan pentingnya netralitas PNS Banten
Bank BRI raih penghargaan tata kelola perusahaan terbaik
Fetching news ...