Kubu Jokowi nilai kampanye negatif tak haram

REPORTED BY: Insan Praditya

Kubu Jokowi nilai kampanye negatif tak haram Juru Bicara TKN, Budiman Sudjatmiko

Juru bicara Jokowi-Ma'ruf, Budiman Sudjatmiko mengatakan kampanye negatif bukan sesuatu yang haram bagi Tim Kampanye Nasionalnya. Namun, hal itu harus berdasarkan pada realitas, tetapi yang tidak diperbolehkan adalah 'kampanye hitam' yang tidak sesuai fakta.

"Kampanye negatif itu bukan sesuatu yang haram, sebagimana mereka juga melakukannya yang tidak boleh adalah black campaign," ujarnya di Hotel Le Meredien Jakarta, Rabu (15/11/2018).

Budiman mengakui bahwa kata-kata genderuwo dan sontoloyo Jokowi memiliki latar belakang tersendiri mengapa Jokowi menyebutkannya.

"Itu adalah pilihan kata yang harus kita akui bahwa itu adalah kata-kata sensasi tapi punya akar esensi dan alasannya," jelasnya.

Lebih lanjut, Dia menjelaskan bahwa kata 'genderuwo' memiliki arti yaitu politisi yang menakut-nakuti melalui 'propaganda' hitamnya yang tidak berbasis pada data, sedangkan kata 'sontoloyo' memiliki makna pada politisi yang menggiring opini publik seperti peternak bebek yang menggiring hewan peliharaannya.

"Genderuwo kan esensinya menakut-nakuti rakyat lewat propaganda, bahwa dia pake istilah genderuwo untuk sebuah padanan sebuah analogi," tegasnya.

"Sedangkan,politisi sontoloyo adalah orang yang menggiring pada (opini) seolah seperti bebek saja," lanjutnya.

Kendati demikian, Budiman melihat bahwa kubu dari Prabowo-Sandi juga melakukan hal yang sama yaitu dengan melakukan 'kampanye negatif' dengan diksi 'pesimistis' seperti Indonesia bubar tahun 2030 dan 99 persen rakyat Indonesia miskin.

"Kami melihat dugaan bahwa kampanye Pak Prabowo dan timnya yaitu untuk menebarkan ketakutan, misalnya indonesia bubar tahun 2030,kemudian 99 persen rakyat indonesia miskin atau apa nyatanya ? tidak seperti itu," tutupnya.

 

 

Negara tak akan punah karena Prabowo kalah
KPU: Kotak suara kardus hemat 70 persen
Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Rusia perkuat pasukan rudal dengan ratusan senjata baru
Mobile Legends rilis karakter hero baru
BRI beberkan dua cara hadapi fintech
Bangladesh belajar program keluarga harapan ke Indonesia
Pelemahan rupiah dan sentimen dagang AS halangi pergerakan IHSG
Tiga permohonan maaf La Nyala ke Jokowi
Nasdem klaim TGB bergabung
Fetching news ...