PAN nilai Sandiaga Uno lebih tingkatkan elektabilitas dibanding Prabowo

REPORTED BY: Insan Praditya

PAN nilai Sandiaga Uno lebih tingkatkan elektabilitas dibanding Prabowo Calon Wakil Presiden RI, Sandiaga Uno

Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan sosok Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno lebih meningkatkan elektabilitas PAN dibandingkan Calon Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya, kata Eddy sosok Prabowo Subianto identik dengan Gerindra.

"Betul, Pak Sandi ya, bukan Pak Prabowo. kalau Pak Prabowo kan identik dengan Gerindra. Pak Sandinya ya," kata Eddy saat dihubungi wartawan, Kamis (15/11/2018).

Eddy menjelaskan sosok Sandiaga Uno identik dengan milenial, wirausaha muda dan emak-emak. Oleh karena itu, menurutnya kehadiran Sandi pada saat road show bersama PAN akan otomatis meningkatkan basis suara di daerah-daerah yang dikunjungi.

"Pada saat kita kemudian bersosialisasi dengan Sandi terus kemudian kita menemukan konstituen tersebut emak-emak dan milenial dan lain-lain, itu otomastis basis konstituen baru terbuka untuk kita tinggal kita menindaklanjuti aja," ujarnya.

Eddy mengatakan PAN sudah meminta seluruh kader dan caleg untuk mensosialisasikan paslon Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi di daerah pilih masing-masing. Ia mengatakan tak sulit untuk mengampanyekan paslon yang diusung oleh PAN.

"Mereka sekaligus mengampanyekan mensosialisasikan pasangan capres-cawapres kita. Itu tidak sulit. Kan tinggal pada saat dia bilang 'tolong pilih saya, nama saya misalnya Fulan, sekalian masyarakat pilih juga pasangan calon yang kami dukung namanya Prabowo Sandi'. Itu kan ga sulit untuk melakukan itu," jelasnya.

Selanjutnya, Eddy mengatakan komitmen PAN untuk memenangkan Paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi saat besar. Ia mengatakan PAN sudah bersafari politik ke 60 kabupaten dan kota, dibeberapa kota saat road show ada yang ditemani oleh Sandiaga Uno.

"Kita menyampaikan 3 hari roadshow di Sumatera dengan cawapres juga, yang di Sumatra Utara, di Riau dan Sumatera Selatan, baru selesai juga. Jadi komitmen kita udah jelas dan kita sangat pro aktif untuk bergerak memenangkan pasangan calon kita," pungkasnya.

Negara tak akan punah karena Prabowo kalah
KPU: Kotak suara kardus hemat 70 persen
Prabowo sentil elit koalisi belum nyumbang, PKS: Kami otomatis bantu
Kubu Prabowo nilai jargon wong cilik Jokowi hanya untuk komoditas politik
KPU harap anggaran pemilu dapat digunakan mulai Januari 2019
Demokrat nilai tuduhan Wiranto terkait oknum perusak salah dan terburu-buru
Farhat Abbas minta PSI dikeluarkan dari Tim Kampanye Nasional
PPP: Yang kaget kotak suara kardus mungkin tak hadir rapat
Rusia perkuat pasukan rudal dengan ratusan senjata baru
Mobile Legends rilis karakter hero baru
BRI beberkan dua cara hadapi fintech
Bangladesh belajar program keluarga harapan ke Indonesia
Pelemahan rupiah dan sentimen dagang AS halangi pergerakan IHSG
Tiga permohonan maaf La Nyala ke Jokowi
Nasdem klaim TGB bergabung
Fetching news ...