Mengurbankan pejantan

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Mengurbankan pejantan

Sebentar lagi umat Islam akan merayakan Hari Raya Qurban, yang jika berdasarkan hisab akan jatuh pada 22 Agustus. Bagi Anda yang hendak berkurban, para ulama sepakat tentang kebolehan menyembelih hewan jantan atau betina sebagai kurban atau upacara akikah.

Hal tersebut berdasarkan sabda Nabi Muhammad saw, “Anak laki-laki hendaklah diakikahi dengan 2 kambing, sedangkan anak perempuan dengan 1 kambing. Tidak mengapa bagi kalian memilih yang jantan atau betina dari kambing tersebut." (HR. An Nasai no. 4222 dan Abu Daud no. 2835).

Namun, mayoritas ulama sepakat bahwa sebaiknya yang dijadikan kurban adalah hewan jantan.

Mengapa jantan lebih utama?

Ada sejumlah alasan yang dikemukakan para ulama terkait jenis kelamin hewan ini. Menurut Ibnu Taimiyah, jantan lebih utama karena melihat kualitas dagingnya. “Karena yang dimaksudkan dari binatang kurban adalah dagingnya, maka jantan lebih utama daripada betina,” katanya dalam Majmu’ Fatawa.

Seperti diketahui, daging hewan jantan lebih kesat dan sedikit mengandung lemak, dibandingkan dengan daging hewan betina.

Sementara itu, di kalangan penganut Mazhab Syafi’i, menyembelih jantan dianggap lebih utama karena hewan betinalah yang akan bertugas dalam proses perkembangbiakan.

Dikhawatirkan jika hewan betina terus disembelih, perkembangan populasi hewan tersebut dapat terganggu. Jika betina yang produktif disembelih dalam jumlah besar, peternak akan kesulitan mengembangkan nilai keekonomian hewan ternaknya.

Secara natural, dalam mengembangbiakkan ternak, cukup satu pejantan untuk beberapa betina. Namun, berbeda kasus jika hewan betina itu majir atau tidak bisa berketurunan.

Alasan lain adalah ukuran hewan jantan yang lebih besar dengan betinanya. Hewan ternak untuk kurban seperti kambing, sapi, kerbau dan unta, ukuran pejantannya jauh lebih besar dari betinanya.

Ukuran ini menentukan banyaknya jumlah daging untuk dibagikan kepada yang berhak.

Akan tetapi, terlepas dari jenis kelamin, bagi Anda umat Muslim yang hendak berkurban, wajib memilih hewan kurban yang sudah cukup umur, sehat, tidak cacat, dan gemuk.

 

Wakil Ketua MPR kritik 4 tahun kinerja Jokowi
PKS senang PDIP kritik Anies
Berharap pada niat luhur pemerintah berantas korupsi
PAN: penjarahan masih terjadi di Palu dan Donggala
Kubu Prabowo: Kampanye tak harus selalu pencitraan
Legislator ajak seret Myanmar ke Mahkamah Internasional
Demokrat beri masukan jelang empat tahun pemerintahan Jokowi
Panggil Kepala Daerah, kubu Jokowi nilai Bawaslu berlebihan
Peluru yang nyasar ke DPR berasal dari senjata modifikasi
Bawaslu akan panggil Jokowi-Ma'ruf, Timses: capres-cawapres sibuk
DPR dorong alokasi beasiswa korban bencana Sulteng
Ketua MKD datangi lokasi penembakan DPR
Bamsoet minta DPR RI dilapisi kaca anti peluru
Politisi Gerindra: polisi tak profesional simpulkan kasus penembakan
Polisi sebut penembak Gedung DPR berinisial I
Fetching news ...