Target suara milenial, Prabowo akan hindari kampanye hitam

REPORTED BY: Dhuha Hadiansyah

Target suara milenial, Prabowo akan hindari kampanye hitam

Juru bicara tim pemenangan Prabowo-Sandi, Gamal Albin Said mengatakan Badan Pemenangan Nasional (BPN) akan menargetkan kaum milineal sebagai lumbung suara pada pilpres 2019. Menurutnya, kaum milineal adalah satu golongan anak muda yang berhak untuk berkontribusi dalam pesta demokrasi, sehingga dapat memunculkan perubahan pada narasi dan gagasan suatu negara.

"Diskusi yang muncul itu kan bagaimana memenangkan hati milineal, bagaimana bisa menggaet suara pemilih dari milineal," ujarnya di Jalan Kartanegara IV Jakarta, Rabu malam (10/10/2018).

"Saya fikir ini menjadi momentum bagi anak muda di Indonesia yaitu bagaimana supaya ide, narasi dan gagasannya bisa bergemuruh di panggung demokrasi di 2019," lanjutnya.

Gamal menegaskan akan membangun situasi kampanye yang damai dan mempersatukan, ketimbang harus melakukan kampanye hitam dan debat kusir dengan pihak lawan, karena masih banyak hal yang dapat dibicarakan seperti masalah kesenjangan sosial dan ekonomi. Dia mengajak anak muda untuk bergabung dalam menyelesaikan permasalahan secara saksama.

"Pertama kami konsisten dengan membangun narasi yang mempersatukan. Kedua, kami sungguh-sungguh ingin melibatkan anak muda dalam proses ini. Ketiga, kami ingin membangun kesadaran masalah ekonomi yang kita hadapi, ya, dan itu menjadi pekerjaan rumah kita bersama," jelasnya.

Dia menjelaskan kesenjangan ekonomi adalah masalah yang harus dihadapi oleh bangsa Indonesia, karena sekitar 95 juta penduduk Indonesia masih di bawah garis kemiskinan, sehingga hal tersebut menjadi pesan utama yang akan disampaikan oleh BPN pada kampanye mendatang.

"Sekarang kan garis kemiskinan kita kan di angka Rp401.220 (pendapatan per bulan, red) ya, sehingga pemerintah mengatakan angka kemiskinan kita 9.28 persen. Artinya, banyak orang orang miskin ya itu yang itu menurut saya tidak diakui miskin," jelasnya.

"Banyak lembaga yang mengatakan bahwa angka yang ada tidak menggambarkan apa yang sedang terjadi,sehingga kesenjangan ekonomi dan kemiskinan itu kami rasa adalah permasalahan yang akan kita hadapi sekarang, sehingga itu menjadi pesan utama yang akan kami sampaikan," lanjutnya.

Gamal membantah bahwa koalisi Prabowo-Sandi akan melakukan serangan dalam kampanye-kampanye mendatang. Menurutnya hal utama adalah bagaimana menyelesaikan masalah ekonomi secara musyawarah, daripada harus melakukan kritik maupun debat kusir ke pihak lawan.

"Kami tidak ingin mengkritik, tetapi kami berusaha menjelaskan soal masalah yang kita hadapi dan bagaimana kita betul betul menyelesaikan masalah ekonomi," tutupnya.

Masyarakat Riau diminta waspadai demo pesanan korporasi asing
DPR dukung putusan MK soal usia minimal menikah
TKN pastikan tak gunakan kampanye negatif di Pilpres 2019
IHSG kembali ditutup menguat naik lebih dari satu persen
Waskita Karya, BUMN infrastruktur dengan utang tertinggi
Hukum dalam pembangunan ekonomi indonesia
AJI Jakarta kecam kekerasan massa terhadap dua jurnalis saat liput penyerangan Mapolsek
Ada cawapres bakal diperiksa KPK, siapa dia?
Ini kata DPR soal utang PLN yang menumpuk
Wacana dekriminalisasi pengguna narkoba dalam RUU
TKN sambut baik PAN Sumsel yang membelot ke Jokowi
 Gerindra minta pemerintah lakukan audit E-KTP yang tercecer di Duren Sawit
PWJ desak usut tuntas pengeroyok wartawan di Polsek Ciracas
Komisi II nyatakan pentingnya netralitas PNS Banten
Bank BRI raih penghargaan tata kelola perusahaan terbaik
Fetching news ...